Tengku Dewi Tekankan Pentingnya Support System Agar Tetap Waras Jadi Single Mom

Tengku Dewi membagikan pengalamannya dengan sangat terbuka. Beliau menjelaskan bahwa perjalanan sebagai ibu tunggal penuh dengan dinamika. Namun, beliau selalu menekankan satu hal: kesehatan mental adalah fondasi utama. Tanpa mental yang kuat, semua tanggung jawab akan terasa sangat berat.
Mengapa Support System Bukan Sekadar Pilihan?
Tengku Dewi memulai penjelasannya dengan analogi yang kuat. Menurutnya, menjalani peran sebagai single parent ibarat mendayung perahu di laut lepas. Kadang, ombak dan badai pasti datang. Kemudian, memiliki tim pendukung yang solid ibarat memiliki penjaga pantai dan pemandu arah. Mereka tidak mendayungkan perahu untuk kita, tetapi mereka memberikan pelampung, peta, dan semangat agar kita tidak tersesat atau tenggelam.
Selanjutnya, beliau merinci bahwa support system ini memiliki banyak wajah. Bentuknya bisa keluarga inti, sahabat dekat, komunitas sesama ibu tunggal, atau bahkan tenaga profesional seperti psikolog. Intinya, mereka adalah orang-orang yang memberikan energi positif tanpa menghakimi.
Membangun Lingkaran Pertama: Keluarga dan Sahabat
Tengku Dewi mengakui bahwa dukungan keluarga sangat berarti. Misalnya, bantuan praktis seperti menjaga anak sesekali memberi ruang untuk bernapas. Lebih penting lagi, keluarga dan sahabat sejati memberikan validasi emosional. Mereka mendengarkan keluh kesah tanpa langsung memberikan solusi yang tidak diminta.
Selain itu, beliau menambahkan bahwa komunikasi yang asertif sangat krusial. Artinya, sebagai single mom, kita harus berani menyuarakan kebutuhan. Jangan hanya berharap orang lain membaca pikiran. Ungkapkan dengan jelas saat membutuhkan bantuan untuk babysitting atau sekadar perlu curhat.
Melangkah Lebih Luas: Komunitas dan Jaringan Profesional
Tengku Dewi kemudian mendorong para ibu tunggal untuk keluar dari zona nyaman. Carilah komunitas yang bisa menjadi cermin dan penyemangat. Di sana, kita bertemu dengan orang-orang yang memahami perjuangan kita secara langsung. Pertukaran cerita dan solusi dalam komunitas seringkali memberikan kekuatan yang luar biasa.
Selain itu, beliau sangat menekankan pentingnya bantuan profesional. “Mencari bantuan psikolog atau konselor bukan tanda kelemahan,” tegasnya. Justru, itu adalah bentuk tanggung jawab atas kesehatan mental diri sendiri dan anak. Terapis dapat memberikan alat dan perspektif baru untuk mengelola stres dan kecemasan.
Dukungan Internal: Menjadi Support System untuk Diri Sendiri
Tengku Dewi juga mengingatkan bahwa dukungan terpenting berasal dari dalam diri. Oleh karena itu, self-care bukanlah tindakan egois, melainkan sebuah keharusan. Kegiatan sederhana seperti meluangkan waktu 15 menit untuk sendiri, menikmati hobi, atau cukup tidur sangat berdampak besar pada ketahanan mental.
Selanjutnya, beliau menyarankan untuk melatih self-compassion. Berhenti menyalahkan diri sendiri untuk setiap hal kecil. Terimalah bahwa tidak ada ibu yang sempurna, termasuk ibu yang lengkap dengan pasangan. Fokuslah pada progres, bukan kesempurnaan.
Tantangan Nyata dan Cara Menghadapinya
Tengku Dewi tidak menutup mata akan berbagai tantangan. Stigma sosial, misalnya, masih menjadi hal yang sering ditemui. Namun, dengan memiliki support system yang kuat, kita dapat membangun ketahanan terhadap komentar negatif dari luar. Lingkungan yang mendukung akan mengingatkan kita pada nilai dan kekuatan yang kita miliki.
Di sisi lain, tantangan finansial dan kelelahan fisik juga sangat nyata. Di sinilah peran support system dalam bentuk jaringan informasi dan bantuan konkret sangat berharga. Misalnya, komunitas sering membagikan info lowongan kerja fleksibel atau saling menitipkan anak untuk menghemat pengeluaran.
Kisah Inspiratif dan Harapan ke Depan
Tengku Dewi membagikan secercah harapan. Beliau melihat semakin banyak single mom yang bangkit dan berdaya. Kuncinya selalu sama: mereka tidak sendirian. Mereka berhasil membangun dan memanfaatkan sistem pendukung di sekitar mereka dengan sangat baik.
Akhirnya, beliau menutup dengan pesan yang mengena. Menjadi ibu tunggal bukanlah tentang kesendirian yang menyiksa, melainkan tentang kepemimpinan dalam keluarga. Dengan Tengku Dewi sebagai salah satu contoh, kita belajar bahwa meminta bantuan adalah tanda kebijaksanaan, bukan kelemahan. Mari bangun jaringan yang saling menguatkan.
Artikel ini terinspirasi dari pandangan Tengku Dewi tentang pentingnya kolaborasi dan dukungan dalam mengarungi kehidupan. Untuk kisah-kisah inspiratif lainnya tentang ketangguhan perempuan, kunjungi selalu Tabloid Sinyal.
Baca Juga:
Ribuan Pelajar Meriahkan Athletics Challenge Serie 2 2025
[…] Baca Juga: Tengku Dewi: Support System Kunci Waras Jadi Single Mom […]
Если собираетесь провести время в Венеции и хотите посмотреть максимум за одни сутки, настоятельно рекомендую заранее составить маршрут с картой — в цифровом пространстве много вариантов пешеходных маршрутов по Венеции на 1 день. Это обеспечит не потеряться и успеть вовремя посетить знаковые достопримечательности: площадь Сан-Марко, мост Риальто и дворец Дожей. Рекомендуется также заранее разузнать, как достичь из аэропорта Венеции в город и наоборот, а если передвигаетесь из Рима или Милана — какие варианты транспорта удобнее всего.
Для тех, кто занимается путешествиями по Италии, хотел бы посоветовать ресурс с детальными маршрутами и расписаниями, где обнаружите ответы на вопросы «как проехать из Рима в аэропорт Чампино», «как проехать из Бергамо в аэропорт Мальпенса» или «что изучить во Флоренции за 1 день». Здесь же есть информация по озерам в Доломитах и маршрутам из Венеции в горы киев – рим поезд . Рекомендую планировать транспортные связи заранее, чтобы исключить лишней спешки и в полной мере оценить поездкой!